Almira Putri Miladiani

Your (Future) Muslim Nurse

Perawat dan Ibadah Selama Sakit

Peran Perawat dalam Ibadah, Tayamum, dan Do’a Bagi Orang Sakit

Sakit: Hikmah atau Musibah?
Sakit, sebagaimana yang kita ketahui, sangat tidak nyaman keadaannya. Ketika tertimpa sakit, beberapa orang masih bisa beraktivitas seperti biasa, namun banyak juga orang yang mengalami penurunan kegiatan dalam beraktivitas. Sebagian orang mengeluh dengan adanya sakit yang ditimpakan kepadanya, sebagian lagi bersyukur karena hikmah yang didapatkannya dari sakit tersebut. Tahukah teman-teman, bahwa sakit memang benar-benar membawa hikmah?

“Tidaklah seorang muslim tertimpa oleh suatu yang tidak menyenangkan, sakit atau yang lainnya, melainkan Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya. Dan dosanya akan berguguran sebagaimana pohon menggugurkan daunnya” (Muttafaq ‘alaih)

Sebagai (calon) seorang perawat, sudah suatu kewajiban untuk menyampaikan hadist diatas (apabila pasien yang bersangkutan beragama Islam). Ketika seseorang dirawat di rumah sakit, orang tersebut (pasien) akan mengalami penurunan keadaan baik dari segi fisik maupun psikologis. Sebagaimana yang kita tahu, sakit dan harus di rawat di rumah sakit merupakan hal yang tidak kita semua inginkan.

sakit1

Namun, ada beberapa kesempatan yang bisa pasien manfaatkan selagi sakit. Dengan bantuan perawat yang senantiasa mendoakan pasien, serta perawat yang senantiasa mengingatkan pasien mengenai 3 keutamaan sakit:

  1. Sakit akan menghapuskan dosa (HR. Muslim)
  2. Sakit menjadi kebaikan bagi seorang muslim jika ia bersabar (HR. Muslim)
  3. Sakit akan membawa keselamatan dari api neraka (HR. Muslim)

Setelah pasien mengetahui 3 keutamaan sakit, tentu saja pasien akan memanfaatkan sakit yang dialaminya sebagai bentuk “pembersihan diri”. Perawatpun dengan senang hati akan mendoakan pasien agar lekas sembuh dan membantu mengingatkan pasien untuk selalu bersabar dan berdzikir kepada Allah.

Doa yang Dibacakan untuk Orang Sakit
Seorang perawat ketika merawat pasien tentu saja tidak hanya sekedar merawat pasien hingga sembuh, namun juga senantiasa mendoakannya hingga sembuh.

doa sakit

Ibadah Saat Sakit: Tayamum dan Shalat
Sebagian orang mengetahui bahwa tayamum adalah pengganti wudhu tanpa air. Benar adanya, tayamum diperbolehkan jika disebakan oleh beberapa keadaan:

  • Ketidakadaan air
  • Tidak boleh menggunakan air karena sakit
  • Ada air tetapi hanya bisa digunakan untuk keperluan makan dan minum saja

Adapun ayat Al-Quran yang menjelaskan tentang tayamum:

“Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air atau berhubungan badan dengan perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan permukaan bumi yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu”. (Qs. Al Maidah: 6).

Peran perawat kali ini adalah membantu pasien yang memerlukan bimbingan untuk melakukan tayamum saat sakit, baik dengan cara mendemonstrasikan ataupun hanya memberitahu secara lisan. Tata cara tayamum adalah:

     tayamum1   tayamum2

  1. Niat dalam hati
  2. Membaca bismillah
  3. Menepukkan kedua tangan ke tanah yang suci
  4. Meniup kedua tangan tersebut
  5. Mengusapkan kedua tangan ke muka
  6. Mengusapkan ke lengan kanan dan lengan kiri

Shalat merupakan kewajiban yang tidak dapat ditinggal, sekalipun diantara kita tertimpa sakit. Allah telah memberi keringanan bagi orang-orang yang sakit agar tetap bisa mengerjakan shalat. Peran perawat, tentu saja membantu mendemonstrasikan tata cara shalat bagi orang-orang yang sakit (dalam keadaan duduk ataupun berbaring). Tata caranya adalah:
Duduk

shalat1Berbaring

shalat2

Sudah terpampang secara jelas, bukan? Bahwa tugas perawat tidak hanya merawat fisik pasien saja, namun juga merawat spiritual pasien dengan membantu memenuhi kebutuhan ibadahnya seperti wudhu yang diganti tayamum serta shalat sambil duduk/berbaring apabila pasien kesulitan shalat dalam keadaan berdiri. Tidak hanya itu, peran perawat juga tentu saja mendoakan pasien agar lekas sembuh namun tidak lupa juga untuk mengingatkan pasien akan hikmah sakit, serta selalu sabar dan dzikir kepada Allah, karena sakit dan sembuh semuanya datang dari Allah 🙂

Sumber:
http://carasholat.com/cara-tayammum-sesuai-sunnah-nabi/
Materi pada Format Ujian Praktek Rohis

Tinggalkan komentar »

Nursing Religion Tiffany Khoirunnisa

Sugesti yang baik menjadikan hidup lebih baik

Keperawatan Religion Adinda

Nursing is not just an ART, it has a heART. | Sejarah Keperawatan Islam

Keperawatan Religion Lis Heni Pujianti

Peran Perawat dalam Mencegah Aborsi

Keperawatan Religion Agung

Bimbingan Sakaratul Maut bagi Klien Muslim

keperawatan Religion Santi Ariyanti

Program Keluarga Berencana Menurut Hukum Islam

Religion Nursing

Asri Nurkarimah

Dwi Intan Indah Susanti

Hello, there! Here, i wanna share my random thought for you. Enjoy it.

keperawatanreligionsitimaemunah

hidup adalah hak setiap manusia.

Illyana Maulydia :)

Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran

PERSONALITY VICI TRIYUNITA

Paradigma Psikologi Kepribadian Psychoanalitic

Keperawatan Religion Arien

Religion Very Important for Everyone

Keperawatan Religion Dewi Lusiana

Bayi Tabung dalam Pandangan Islam